Kamis, 07 April 2016

METODE UNTUK MENJADI KAYA HATI

Add caption

Manusia merupakan makhluk yang Alloh SWT ciptakan dengan di bekali dengan kelebihan yaitu memiliki penglihatan , pendengaran dan hati/perasaan.
Tanpa adanya keselarasan antara ketiga unsur tersebut maka manusia tidak dapat berinteraksi secara lebih baik , seperti apabila kita sedang belajar tidak mendengarkan materi yang sedang diterangkan oleh guru , maka kita tidak bisa menserap ilmu tersebut. Dan apabila hati kita sedang dibebani permasalahan yang cukup dahsyat ,maka kita tidak pokus dalam belajarnya dan ilmunya tidak akan bisa di serap oleh kita.
Alloh SWT mengajarkan kepada Hambanya melalui perantara Wahyu Alloh yang di sampaikan kepada Rasulullah SAW. Yang di kutip dari QS.Al Baqarah 1-5 . (1.“Alif lam mim ,2. Kitab ( Al Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya ,petunjuk bagi mereka yang bertakwa ,3. (yaitu)mereka yang beriman  kepada yang ghaib , yang mendirikan sholat , dan yang menafkahkan sebagian rezeki, yang kami anugrahkan kepada mereka ,4.Dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al Qur’an) yang telah diturunkan kepadamu dan kepada kita yang telah diturunkan sebelummu , serta mereka yakin akan ada (kehidupan) akhirat,5. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari tuhan mereka , dan merekalah orang-orang yang beruntung).
Dari pengertian ayat tersebut , bisa di ambil Tips untuk mejadi peribadi yang KAYA HATI
Jadikanlah Al Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber hukum
Al Qur’an menjadi petunjuk bagi orang-orang yang muttaqin yang senantiasa bertakwa kepada Allah SWT , menjalankan segenap perintah Allah SWT dan menjauhi segala sesuatu yang di larang oleh Allah SWT.
Mengimani perkara yang ghaib seperti akan adanya hari akhirat karena itu merupakan bagian Dari rukun iman yang harus kita imani
Tunaikan shalat lima waktu pada waktunya ,
 Karena apabila menunaikan shalat fardu lima waktu pada waktunya karena ada Golden moment antara Adzan dan iqomah . apabila kita bedo’a antara adzan iqomah do’a kita di izabah oleh Allah SWT.
Menurut Ustad Hendra Irawan “ Jangan harap bisa sukses , jangan harap bisa bahagia kalau shalat di awal waktu ditinggalkan oleh kita”.
Perbanyaklah ladang amal sholeh kita, karena amal sholeh seperti saldo tabungan kita , semakin banyak amal sholeh kita semakin banyak pula saldo tabungan amal sholeh kita untuk bekal kita di kehidupan kita berikutnya yaitu Akherat.

Sebagian Di Kutip dari Tausyiah Ustad Hendra Irawan pada Pengajian MTMQ di Kota Tasikmalaya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar